UMUKA Solo dan Polri Teken MoU, Buka Kelas Khusus untuk Pengembangan SDM Anggota Kepolisian
Mahasiswa UMUKA Solo Borong Empat Medali di Kejuaraan Boccia Asia-Oceania 2025
Prodi Akuntansi UMUKA Solo Raih Akreditasi Baik Sekali, Target Menuju Unggul
UMUKA Solo Jalin Kerja Sama Internasional dengan PT Sinolink Education Consultant Tiongkok
UMUKA dan UMLA Perkuat Sinergi Akademik Melalui Seminar “Digital Transformation Guide For Young Entrepreneurs”
Peternakan UMUKA Kembangkan Teknologi Silase untuk Jamaah Tani Muhammadiyah Karanganyar
UMUKA Solo dan Chickin Indonesia Bersinergi Cetak “Food Heroes” dari Mahasiswa Peternakan
Mahasiswa UMUKA Raih Prestasi Internasional di Asia World Muslim Summit 2025

Karanganyar — Kabar membanggakan datang dari Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA SOLO). Salah satu mahasiswa Program Studi Bisnis Digital, Indra Pratama, berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dalam ajang Asia World Muslim Summit 2025 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam ajang bergengsi tersebut, Indra Pratama berhasil meraih sejumlah penghargaan sekaligus, di antaranya:–Top 50 Delegate Asia World Muslim Summit 2025–World Muslim Inspiring Ambassador 2025–Honourable Top 50 Academy Presenter–World Islamic Volunteering Initiator Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UMUKA mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat global, sekaligus membawa nama baik kampus di forum internasional. Indra Pratama mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraih serta pengalaman berharga yang diperoleh selama mengikuti kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan dan pengalaman luar biasa ini. Ajang ini bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga bagaimana kita bisa belajar, berbagi, dan membawa dampak positif di tingkat internasional,” ungkap Indra. Ia juga berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berani melangkah lebih jauh dan terus mengembangkan potensi diri. “Saya berharap teman-teman mahasiswa UMUKA lainnya juga berani mencoba dan tidak takut untuk bersaing di tingkat internasional, karena kesempatan itu selalu ada bagi yang mau berusaha,” tambahnya. Pihak UMUKA turut menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas prestasi yang diraih, serta berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi dan berkontribusi. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen UMUKA dalam mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing global, dan memiliki semangat kontribusi bagi masyarakat luas. HUMAS UMUKA SOLO
UMUKA Gelar Kuliah Umum, Abdul Mu’ti Serukan Pentingnya Pendidikan Intelektual Qurani

Karanganyar– Pembangunan peradaban suatu bangsa tak dapat dipisahkan dari penguasaan ilmu dan akhlak. Dalam hal ini, pendidikan bagi calon pemimpin bangsa menjadi sangat krusial. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat mengisi kuliah umum secara daring di Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA), Sabtu (22/2). Kuliah umum yang bertema “Pendidikan Berkemajuan untuk Melahirkan Intelektual yang Qurani” ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta sejumlah tokoh pendidikan. Abdul Mu’ti mengaitkan wahyu pertama yang diterima Rasulullah dalam Surat Al-Alaq sebagai dasar pentingnya literasi. “Pendidikan dikaitkan dengan strategi membangun peradaban. Surat Al-Alaq ayat 1-5 memuat prinsip pembangunan peradaban. Di surat itu dikenalkan sifat-sifat Rab,” ujar Mu’ti. Lebih lanjut, Mu’ti menekankan bahwa dalam mendidik, penting untuk menyampaikan pendekatan kepada Tuhan agar dapat menumbuhkan kreativitas dalam diri manusia. “Tolak ukur kemajuan suatu bangsa adalah bagaimana masyarakatnya membaca dan menulis,” tambahnya. Kuliah umum ini juga menghadirkan sejumlah tokoh penting di dunia pendidikan, di antaranta Anggota Komisi X Juliyatmono, Ketua Badan Pembina Harian UMUKA Prof. Dr. Ravik Karsidi MS, serta Direktur Jenderal GTK dan Kependidikan Prof.Dr. Nunuk Suryadi, M.Pd. Juliyatmono yang juga merupakan anggota Badan Pembina Harian UMUKA, menekankan pentingnya perkembangan pesat UMUKA. Ia menyatakan akan menambah kuota beasiswa KIP dan mengatakan, “UKT di UMUKA murah sekali. Akan kita tambah KIP di sini. Perlu disemangati bersama untuk meningkatkan kualitas dan minat belajar di Perguruan Tinggi’. Sementara itu Nunuk Suriyadi mengingatkan bahwa kecepatan moral dan spritual menjadi faktor penentu kesuksesan seseorang. Ia memberikan conton cendekiawan muslim ternama seperti Alfarabi dan Ibnu Sina yang sukses berkat kecerdasan intelektual dan spritual mereka. “Mengubah perwajahan dunia dengan kecerdasan intelektual dengan spritual Islam,” ungkapnya. Dengan semangat kolaboratif dan visi pendidikan yang berkemajuan, kuliah umum ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam membentuk intelektual yang tidak hanya cerdas tapi juga berakhlak mulia. Penulis : Pers UMUKA
UMUKA JALIN KERJA SAMA DENGAN MABES POLRI

Karanganyar– Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) tengah menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Mabes Polri. Kerja sama ini di rencanakan meliputi bidang, mulai dari bantuan pendidikan, pelatihan, hingga pendirian Pusat Studi Kepolisian. Rencana ini diungkapkan oleh Rektor UMUKA, Muh Samsuri, setelah bertemu dengan Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto yang mendampingi SSDM Mabes Polri di Kampus UMUKA pada Senin (3/2/2025). Samsuri mengungkapkan bahwa UMUKA terus memperluas jaringan dengan berbagai pihak dallam rangka pengembangan kampus, termasuk menjajaki kerja sama dengan Kepolisian. UMUKA tidak hanya menawarkan pendidikan bagi anggota kepolisian, tetapi juga berharap dapat menjadi dosen tamu di UMUKA, dan bahkan di masa depan dapat menjadi Pusat Studi Kepolisian. “Banyak hal yang bisa kita lakukan bersama kepolisian, misalnya pengingkatan kompetensu bidang IT bagi anggota polisi dalam kerja sama dengan Kepolisian.” Kata Samsuri. Dalam mengembangkan kampusnya, Samsuri juga menginginkan peran kepolisian dalam pembinaan mahasiswa, penelitian, dan pengembangan masyarakat. Ia menambahkan bahwa UMUKA kini semakin diperhitungkan meskipun baru berusia dua tahun. Kampus ini semakin dikenal pada tahun akademik 2025/2026, UMUKA diharapkan dapat menjaring 700 mahasiswa baru. Samsuri menjelaskan bahwa UMUKA juga menyiapkan beasiswa untuk calon mahasiswa baru, khususnya yang berprestasi dan kurang mampu. Besasiswa ini diperoleh melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Baznas, Lazizmu, dan lainnya. Dengan adanya beasiswa tersebut, diharapkan masyarakat yang kurang mampu dapat mengakses pendidikan tinggi. Samsuri juga menambahkan bahwa meski UMUKA baru berdiri dua tahun, kampus ini semakin diminati, dan mahasiswanya tidak hanya berasal dari Solo Raya, tetapi berbagai daerah lainnya. Mahasiswa UMUKA untuk tahun akademik 2024/2025 tersebar dari 63 Kabupaten/Kota di 19 Provinsi di Indonesia, termasuk Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Selatan , Bangka Belitung, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara. Program studi yang paling banyak peminatnya adalah Akupuntur dan Pengobatan Herbal Program Sarjanan Terapan. Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanti menyatakan bahwa penjajakan kerja sama dengan UMUKA akan dilanjutkan dengan penyusunan perjanjuan kerja sama (PKS) yang akan bermanfaat bagi kedua pihak. “Sebagai pejabat baru, saya bersilaturahmi sekaligus mengantar SSDM Mabes Polri untuk melakukan penjajakan kerja sama dengan Umuka. Banyak hal yang dapat dikerjasamakan sehingga bermanfaat bagi kedua pihak,” ujarnya. Terkait kemungkinan anggota Polri menempuh pendidikan di Umuka, Kapolres menyebutkan bahwa ini akan menjadi salah satu poin penting yang diusulkan dalam konsep kerja sama. “Teknisnya akan dibahas lebih lanjut, dan detailnya akan dirumuskan dalam bentuk perjanjian kerja sama antara SSDM Mabes Polri dan Umuka,” tuturnya. Penulis : PERS UMUKA


